Berlatar di Kashgar, serial ini mengisahkan perjalanan spiritual tiga perempuan muda yang tumbuh besar di kota tersebut. Di tengah perubahan dalam karier, hubungan, dan pola pikir mereka, mereka mengalami pertumbuhan dan transformasi yang luar biasa. Serial ini memadukan kekayaan adat istiadat etnis dan kehidupan sehari-hari yang puitis ke dalam narasi yang ringan. Melalui kehidupan dan hubungan para pemuda dengan latar belakang dan pengalaman yang beragam di Kashgar, serial ini mengungkap ikatan emosional yang dalam antara kaum muda kontemporer dan wilayah yang unik ini, serta menampilkan lanskap budaya dan alam yang beragam dan luas yang khas dari Kashgar, Xinjiang.
Xia Zi, lulusan arsitektur yang bekerja keras di Shanghai selama bertahun-tahun, kembali ke kampung halamannya di Kashgar karena kematian ayahnya dan menetap di Camel Bell Inn, penginapan keluarga tempat ia dibesarkan. Di sana, ia bertemu Zhou Heng Zhi, seorang penipu yang ditipu saat mencoba membuka penginapan di Kashgar. Setelah banyak rintangan, kedua individu yang frustrasi ini memulai perjalanan wirausaha yang berat namun romantis.
Lai Li yang tulus bekerja tanpa lelah untuk mencari nafkah. Sebagai putri seorang pengrajin tembikar generasi keenam, ia bermimpi suatu hari nanti mewarisi warisan ayahnya dan menjadi pewaris sejati dari kerajinan tersebut.
Minawaer, putri pemilik Penginapan Lonceng Unta, telah mencintai menari sejak kecil dan menjadi bintang paling bersinar di Grup Tari dan Lagu Kashgar. Namun, tekanan keluarga melemparkan bayangan tak terduga pada karier menarinya.
Ketiga wanita ini menghadapi berbagai tantangan dalam pekerjaan, kehidupan, dan hubungan mereka, namun mereka memiliki kesamaan dalam hal optimisme dan keberanian yang mendalam. Di hadapan berbagai kesulitan, ketiganya tidak mudah menyerah. Mereka saling mendukung untuk menuntaskan misi hidup masing-masing, sekaligus menunjukkan kekuatan “perempuan” yang hangat dan gigih dari para wanita pada masa itu.
